Kisah Para Rasul 21:1-9
REHOBOTH - Selamat pagi semuanya..... Mari bersama berterima kasih kepada Tuhan Yesus untuk setiap berkat yang dianugerahkan-Nya bagi kita, terutama berkat nafas hidup dan hari baru, di saat ini. Bagian Firman Tuhan hari ini yang akan kita renungkan bersama terdapat dalam Kisah Para Rasul 21:1-9, seperti yang diberikan oleh LPJ GPM.
Bagian ini menceritakan bahwa setelah Paulus berpisah dengan para penatua di Efesus, ia dan rombongannya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal. Rasul Paulus menyadari betapa pentingnya waktu untuk memberitakan injil serta untuk mengetahui keadaan saudara" seimannya yang telah ia sampaikan berita Injil kepada mereka sebelumnya dan para pelayan Tuhan yang masih setia memberitakan Injil di tempat mereka masing-masing. Hal ini dimaksudkan agar Paulus dapat menyaksikan juga karya Tuhan yang dikerjakan melalui para hambaNya. Termasuk yang dilakukan oleh Filipus dan ke-empat anak gadisnya yang memiliki talenta khusus dalam melayani Tuhan. Dalam pertemuan Paulus dengan saudara-saudara seimannya dan para rekan pelayan membuat mereka memperoleh kekuatan dan penghiburan. Bahkan Paulus dan teman-teman seperjalanan mendapat juga berkat dari orang-orang yang mereka kunjungi. Hal ini terjadi, karena Paulus dan semua orang percaya selalu menyerahkan segala sesuatu yang mereka alami kepada Tuhan. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka tidak akan berhasil tanpa campur tangan Tuhan. Setiap kita diberikan Tuhan waktu yg sama. 1 hari 24 jam; 1 Minggu 7 hari; 1 bulan rata-rata 30 atau 31 hari dan 1 tahun 365 hari untuk menikmati hidup yg adalah anugrah Tuhan itu.
Pertanyaannya hidup yang dianugerahkan Tuhan itu kita gunakan untuk apa; kita jalani bagaimana dan siapa yg menjadi andalan kita. Ingatlah satu hal bahwa hidup ini adalah sebuah kesempatan, dan harus jujur kita akui bahwa kita ada dan hidup sampai saat ini semua hanya karna kasih dan kebaikan Tuhan. Karena itu selagi Tuhan masih memberikan kesempatan bagi kita untuk hidup dan menikmati anugerahNya, maka marilah kita memuliakan Tuhan dan melayani sesama. Hidup ini begitu singkat dan kesempatan tidak selalu ada. Manfaatkanlah waktu yang diberikan Tuhan dengan bijak, bersyukurlah selalu saat melihat setiap hari kita masih ada dan diberi dihembusi dengan nafas hidup. Tentu ini adalah kesempatan emas. Karena itu, gunakanlah untuk selalu bersekutu, melayani dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta menyatakan kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama yang membutuhkan sebagaimana yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi kita.
Sekali lagi....Firman Tuhan mengingatkan kita untuk terus belajar dari Rasul Paulus untuk tidak menyia nyiakan waktu pemberian Tuhan dengan membangun relasi yg baik serta orang lain, setia melayani sesama yang sementara ada dalam pergumulan berat, saling mendoakan, saling menguatkan. Sebab, memberitakan firman tidak hanya lewat kata, melainkan juga melalui perbuatan. Lakukan semua itu dengan taat dan setia. Mari juga saling mengunjungi, terutama mengunjungi mereka yang sakit; yang berada dalam keadaan susah, duka dan kekurangan. Sebab apa yang kita lakukan kepada sesama, Tuhan sudah lebih dahulu melakukannya untuk kita. Ingatlah akan datang waktunya bagi kita untuk mempertanggungjawabkan semua yang telah kita lakukan kepada Tuhan.
Karena itu, manfaatkan waktu yang masih ada, supaya tidak ada penyesalan yang terjadi di kemudian hari nanti. Sebab kesempatan tidak pernah datang dua kali. Sekaranglah waktu yang dianugerahkan Tuhan kepada kita untuk melakukan dan menyelesaikannya di dunia ini. Karena itu, selagi masih ada waktu, teruslah memberitakan injil. Mintalah Roh Kudus membentuk karakter kita menjadi orang orang yang kuat, tangguh, taat dan setia sehingga dimana pun; kapan pun; serta bagi siapa pun kita bisa terus melayani dengan sungguh dan dalam kepasrahan mutlak kepada Tuhan.
Teruslah berkarya dan beraktivitas..Yakinlah Tuhan Yesus akan selalu ada menyertai dan memberkati katong semua;
Shyalom
